Sejak jaman Nabi Nuh sekitar tahun 5000 SM, sampai tahun 1400 M persenjataan tentara di dunia hanya didominasi oleh pedang, panah, tombak, kuda dan senjata-senjata tradisional lainnya, namun tidak pernah terpikirkan oleh kita bahwa kaum Muslimlah yang menjadi pelopor persenjataan modern.
Jika kita baca buku-buku pelajaran sekolah, bagaimana para pejuang kita berperang dengan penjajah hanya dengan senjata tajam seperti pedang, panah, keris, atau bambu runcing, itu tidak sepenuhnya benar. Pada awal kedatangan Penjajah Belanda ( VOC ) yaitu sekitar abad 16 pun Belanda masih menggunakan tombak, pedang, panah dan hanya sebagian saja yang memakai senapan, serta menggunakan meriam. Kesultanan Demak dan Aceh saat itu sudah menggunakan meriam, dan bahkan Kesultanan Demak pernah mendatangkan ahli meriam dari Cina yang beragama Islam ( Jaman Dinasti Ming, politik dan ekonomi Cina dikuasai kaum muslim), yang disuruh membangun persenjataan artileri seperti meriam.
Kaum muslim pada masa Khilafah Islam sudah menciptakan berbagai persenjataaan modern pada jamannya dan hasil dari berpikir cemerlang yang melangkahi pemikiran manusia pada jamannya.





